Perwakilan bangsa dari benua Asia dan benua Afrika telah berkumpul di Indonesia untuk memperingati Peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA) yang ke 60, Berlangsung pada tanggal 19-24 April Konferensi Asia Afrika kali ini akan digelar di kota Jakarta dan Bandung, tepatnya pembukaan kegiatan akan dilangsungkan di Jakarta Convetion Center (JCC) pada tanggal 19 dilanjutkan dengan agenda pertemuan internal antarwakil negara pada mulai dari tingkat pejabat tinggi, diteruskan dengan pertemuan tingkat menteri, dan diakhiri dengan pertemuan tingkat kepala negara/pemerintahannya. Sedangkan puncak acara akan dihelat di Bandung pada tanggal 24 April 2015, tepatnya di Gedung Merdeka yang sekarang disebut sebagai Gedung Asia Afrika. Gedung tersebut adalah lokasi dimana Konferensi Asia Afrika dulu dilaksanakan pada 1955. Selain itu, ada beberapa acara besar lainnya yang akan digelar di Bandung seperti Asia Afrika Carnival dan Asia Afrika Forum Bisnis.
Untuk kegiatan kali ini akan mengangkat tema "Penguatan Kerjasama Negara Selatan-Selatan"., hal ini sesuai dengan hasil konferensi pers Menteri Luar Negeri Retno P Marsudi di Istana Presiden, Jum'at (9/1). Sedangkan menurut rencana pemerintah Indonesia sebagai tuan rumah akan mengundang 106 wakil negara dan 19 organisasi internasional untuk berpatisipasi dalam acara tersebut.
Persiapan sudah di lakukan jauh-jauh hari mulai dari akomodasi, logistik, pengamanan protokol, dan juga dari segi petugas kesehatan. Jakarta yang sudah terbiasa menghelat event besar tidaklah kesulitan untuk mempersiapkan segala sesuatunya, bahkan warga Jakarta sendiri sudah biasa akan dampak yang akan terjadi dari kegiatan berskala internasional, salah satunya adalah macet, Jauh-jauh hari pemerintah DKI Jakarta sudah memberikan informasi mengenai agenda KAA yang akan dilaksankan di Jakarta, dan untuk memperlancar kegiatan tersebut pemerintah DKI akan memberlakukan buka tutup dan pengalihan arus lalu lintas secara situasional untuk sejumlah jalan yang akan dilalui oleh wakil atau delegasi konferensi tersebut.
Begitupun Bandung, sebagai tempat di helatnya kegiatan ini untuk pertama kalinya pada taun 1955, Warga Bandung dengan semangat akan memberikan penyambutan bagi para delegasi saat acara puncak tiba sembrani akan mengenang memori 60 tahun yang lalu saat dasa sila bandung dicetuskan dikota mereka. Warga secara sukarela dan di juga di komandoi Walikota mereka secara bersama-sama mempercantik kota kembang demi suksesnya kegiatan yang bersejarah itu.
Tentunya kita semua berharap dengan diadakannya kegiatan tersebut, Indonesia sebagai pemrakarsa dan tuan rumah melalui delegasi yang mewakili semoga dapat memanfaatkan secara positif kegiatan tersebut demi kemajuan dan keberlangsungan bangsa dan bernegara.






0 komentar:
Post a Comment
Silahkan memberikan komentar yang dapat saya jadikan pertimbangan demi perbaikan Blog ini